Fungsi tangan memang
sangat penting, banyak orang yang kehilangan tangannya, dan meraka
harus menggunakan tangan palsu, atau yang lebih canggih adalah tangan
bionik yang dapat digerakan dengan sensor sehingga dapat bergerak
layaknya tangan manusia, walaupun tentu saja tidak sesempurna tangan
aslinya. Namun masalahnya adalah biaya untuk bisa mendapatkan tangan
bionic ini sangat mahal dan itu pun harus ke luar negeri untuk
memebelinya. Hal ini yang mendorong tim robotik dari prodi S1 Teknik
Mesin Universitas Diponegoro yang terdiri dari dosen dan mahasiswa
membuat suatu karya tangan bionic yang bertajuk tangan prostetik dengan
biaya rendah. Tangan bionik ini diberi nama BimoHand V1.0. Tujuan pembuatan BimoHand ini
adalah untuk penderita disabilitas dan dibuat dengan biaya yang
seminimal mungkin. Desain dari tangan bionik ini dibuat dengan dengan
teknologi 3D printing, dan dengan material poly lactid acid.
.Adapun spesifikasi dari produk ini yaitu secara umum dari bahan poly lactid acid, Penghubung ruas jari terbuat dari bahan acrylic, Bagian jari dari tangan bionik terbuat dari rubber silicon, Actuator dari tangan bionik ini menggunakan motor servo dan motor DC, Microcontroller menggunakan arduino nano dan sensor berupa electromyography. Tangan bionik “BimoHand V1.0” ini memiliki 7 mode gerakan, yaitu open palm mode, power grasp mode, key grasp mode, pinch grip mode, tripod mode, active index mode, hook mode.
Tangan bionik ini
dapat melakukan beberapa contoh pekerjaan seperti, menggenggam dan
memindahkan telur ayam tanpa pecah, memindahkan benda presisi dengan
ukuran yang kecil dengan cara mencubit atu menjepit,
Tangan bionik ini
sudah diujikan pada seorang penderita disabilitas yaitu Serka (Mar)
Siswandi (46). Seorang instruktur kapal perang yang kehilangan kedua
tangannya saat melatih siswanya. Tanganya harus diamputasi setelah
granat yang digenggamnya meledak di tangan.
Semoga dengan adanya
teknologi ini dapat membantu penderita disabilitas yang lain. Yang mana
jika di luar negeri biayanya lumayan mahal. Dengan adanya teknologi ini
juga mencerminkan semakin berkembangnya teknologi di Indonesia.
Harapannya semoga teknologi ini dapat disempurnakan sehingga mampu
bersaing dengan hasil karya dari produk luar negeri.
Komentar
Posting Komentar